travelling

Tips Nyaman Berwisata Di Kawasan Malioboro

Malioboro adalah salah satu tempat favorit yang harusnya kamu kunjungi selama berwisata di Jogja. Banyak sekali yang ingin berbelanja kerajinan atau oleh-oleh dari malioboro, ada pakaian, pernak pernik, bahkan makanan khas semua tersedia di sepanjang jalan malioboro. Baru-baru ini banyak sekali wisatawan yang mengeluh ketika berwisata di kawasan malioboro, hal tersebut karena banyaknya laporan yang menyebutkan jika harga parkir di sana dibilang tidak wajar. Keluhan mereka juga bisa bersumber dari pedagang kaki lima.

Jika kamu ingin berencana jalan-jalan mengarungi kawasan malioboro yang terkenal ini pada saat akhir tahun ataupun saat liburan tahun baru, ada beberapa tips-tips berikut ini yang membuat kamu dapat menikmati liburan kamu saat berada di kawasan legendaris ini.

  1. Sudah adanya tempat parkir yang tertata dengan rapi dan resmi

Sebelumnya memang salah satu keluhan yang terbesar pada saat ingin berjalan-jalan mengarungi kawasan malioboro adalah parkir kendaraannya yang banyak dibilang tidak wajar. Adanya tempat parkir yang normalnya memang dengan harga tertentu kemudian tiba-tiba melonjak berkali-kali lipat tentu ini yang membuat gusar pengunjung malioboro.

Jika kamu menggunakan fasilitas seperti parkir yang telah disediakan secara resmi kamu tidak perlu memikirkan hal tersebut. Parkir ini sebenarnya adalah parkir resmi yang telah disediakan oleh pemkot Jogja. Adapun lokasinya sendiri ada di kawasan parkir Malioboro, berdekatan dengan stasiun Tugu. Tempat ini menyediakan parkiran untuk mobil atau motor dengan tarif wajar yang telah ditentukan besarannya selain itu juga parkir ini akan terlihat jauh lebih aman dari parkir-parkir liar yang ada di kawasan malioboro.

  1. Kamu tidak boleh malu ketika bertanya soal harga yang ditawarkan

Tidak hanya parkir ternyata yang menjadikan pengunjung gusar tapi juga masalah lesehan di malioboro. Banyak sekali calon konsumen yang kaget dengan harga makanan yang terkesan tidak wajar ini.  harga makanan yang mahal secara tiba-tiba apalagi ketika musim liburan berlangsung padalah makanannya juga biasa-biasa saja seperti hari-hari lainnya ada ayam goreng, gudeg, dan lainnya. Tentu untuk memenuhi target maka para pedagang tersebut akan menikmati asyiknya makan di lesehan Malioboro, tentunya harga yang dipatok memang lebih tinggi jika dibandingkan dengan warung-warung sejenisnya yang berada di luar kawasan Malioboro.

Tentu untuk menghindari uang yang tidak cukup dan kaget ketika selesai makan ada baiknya jika kamu bertanya dulu tidak usah malu mengenai harga untuk makanan yang kamu pesan. Mintalah sebuah daftar harga mengenai makanan yang disajikan di warung lesehan tersebut. jangan sampai ter kaget-kaget dengan harga yang besar ketika sudah makan di lesehan tersebut.

  1. Ambil tindakan untuk tegas kepada pengamen jalanan

Tentu pengamen ini adalah salah satu masalah yang menjadi paling besar bagi pengunjung di malioboro. Jika memang pengamen seharusnya memeriahkan suasana di jalanan malioboro. Namun kini pengamen tersebut kerap kali memaksa dan tidak akan berhenti sampai kamu memberikan uang kepada mereka tentu ini sangat mengganggu bukan apalagi saat sedang makan. Jika kamu masih memiliki uang receh dan tidak merasa terganggu ya tidak masalah tapi lain halnya jika tidak terjadi hal tersebut maka kamu harus berani untuk menolak setiap kedatangan pengamen tersebut.

Jika memang mereka teteap memaksa bahkan mengintimidasi kamu misalnya karena kamu tidak memberikan uang kepada mereka jangan takut untuk bersikap tegas terhadap mereka. selain itu juga kamu bisa melaporkan ke UPT malioboro jika memang tindakan mereka sudah benar-benar mengganggu kamu.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *